Pembina Pramuka Dijadikan Profesi


SRIPOKU.COM/EKO ADIASAPUTRO
Prosesi pelantikan Pengurus Pusdiklatcab dan Pelatih Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Muba, di halaman Kantor Camat Batangharileko, Selasa (8/11).

SRIPOKU.COM, SEKAYU – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, berencana menjadikan pembina pramuka sebagai profesi.

Tujuannya untuk mewujudkan pembina Pramuka yang profesional dan tidak hanya sebagai pekerjaan sampingan.

Demikian diutarakan Ketua Harian Kwarcab Muba, Dicky Meiriando SSTP MH, pada pelantikan pengurus Pusdiklatcab dan Pelatih Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Muba, di halaman Kantor Camat Batangharileko, Selasa (8/11).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Muba H Pahri Azhari, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, SKPD, dan pengurus serta anggota Kwarcab Gerakan Pramuka Muba.

Dicky mengatakan, menjadikan pembina Pramuka sebagai profesi penting untuk direalisasikan. Sebab Gerakan Pramuka merupakan pilar penting dalam pembinaan serta pembinaan karakter generasi muda. Selain itu juga berperan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut dia, Kwarcab Muba telah menyusun program perekrutan calon pembina pramuka profesional non PNS untuk dibina. Sebelum diangkat menjadi pembina Pramuka oleh Kwarcab, calon pembina akan melalui pendidikan kursus Pembina Mahir Dasar (KMD).

Setelah lulus pendidikan, pembina yang baru tersebut akan ditempatkan di Gugus Depan (Gudep) berbasis desa/kelurahan.

“Sebagai bentuk penghargaan kepada para pembina yang telah mendedikasikan diri akan diberikan uang insentif,” ujarnya.

Dikatakan, pendirian Gugus Depan berbasis desa bertujuan untuk mengakomodir minat generasi muda yang tidak sedang menempuh pendidikan, terhadap Pramuka.

Sebagai pilot project akan didirikan 50 Gugus Depan berbasis desa, tersebar di 14 kecamatan di muba. Dengan begitu, lanjutnya, Pramuka tak hanya menarik minat siswa usia sekolah, tetapi juga merambah kaum dewasa.

“Untuk mengakomodir minat kaum dewasa, kita berencana membentuk Gugus Dharma yang berada di Sekretariat Kwarcab Muba,” tegasnya.

Rencana pembentukan pembina Pramuka yang profesional serta pembentukan Gudep berbasis desa/kelurahan ini mendapat dukungan Bupati Muba H Pahri Azhari, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Muba.

Menurut Pahri, dengan dilantiknya pengurus baru Pusdiklatcab Pramuka diharapkan memberikan motivasi bagi pengembangan Pramuka di Musi Banyuasin.

“Selain sebagai motivasi, Pramuka berperan sebagai wadah pembinaan dan pembentukan karakter generasi muba. Pemkab Muba siap mendukung sepenuhnya setiap kegiatan Gerakan Pramuka Muba,” katanya.

Pahri menambahkan, didirikannya Gudep berbasis desa/kelurahan merupakan terobosan yang positif.

Keberadaan Pramuka hingga perdesaan dapat dijadikan sarana untuk menangkal kenakalan dan sebagai wadah kegiatan positif bagi pengembangan kreativitas generasi muda.

Penulis : Eko Adiasaputro
Editor : Sudarwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: